TERJEMAH: THE ALCHEMYST (THE SECRETS OF THE IMMORTAL NICHOLAS FLAMEL) CHAPTER 1 - PART 5
Josh telah bekerja di toko buku selama hampir dua bulan dan masih belum bisa mengingat dimana semuanya berada. Tidak ada sistem penyimpanan sama sekali . . . atau mungkin, ada sistemnya, tapi hanya diketahui oleh Nick dan Perry Flemming, pemilik dari The Small Book Shop. Nick atau pun istrinya dengan mudah meletakkan tangan mereka di buku yang dicari baik yang ada di toko lantai atas maupun gudang bawah tanah dalam hitungan menit.
Gelombang aroma peppermint, dengan segera diikuti oleh bau telur busuk, memenuhi udara lagi; Josh terbatuk dan merasakan matanya berair. Hal ini tidak masuk akal! Dia menjejalkan daftar buku di salah satu saku celana jeans-nya dan headphone di saku lain, dia berputar melaui tumpukan buku dan susunan kardus, menuju ke tangga. Dia tidak bisa menghabiskan waktu lebih lama lagi disana dengan bau itu. Dia mengusap ujung telapak tangan ke matanya, yang sekarang sangat merah. Memegang jeruji tangga, menarik dirinya ke atas. Dia butuh udara segar atau bisa saja dia akan muntah--tapi, anehnya, semakin dekat dia ke ujung atas tangga, baunya semakin kuat.
Dia mengeluarkan kepalanya dari pintu gudang dan melihat sekeliling.
Dan dalam sekejap saja, Josh Newman menyadari bahwa dunia tidak akan pernah sama lagi.
(Bersambung ke Chapter 2)
Gelombang aroma peppermint, dengan segera diikuti oleh bau telur busuk, memenuhi udara lagi; Josh terbatuk dan merasakan matanya berair. Hal ini tidak masuk akal! Dia menjejalkan daftar buku di salah satu saku celana jeans-nya dan headphone di saku lain, dia berputar melaui tumpukan buku dan susunan kardus, menuju ke tangga. Dia tidak bisa menghabiskan waktu lebih lama lagi disana dengan bau itu. Dia mengusap ujung telapak tangan ke matanya, yang sekarang sangat merah. Memegang jeruji tangga, menarik dirinya ke atas. Dia butuh udara segar atau bisa saja dia akan muntah--tapi, anehnya, semakin dekat dia ke ujung atas tangga, baunya semakin kuat.
Dia mengeluarkan kepalanya dari pintu gudang dan melihat sekeliling.
Dan dalam sekejap saja, Josh Newman menyadari bahwa dunia tidak akan pernah sama lagi.
(Bersambung ke Chapter 2)
Comments
Post a Comment